Pahami dengan ilmu..
Cintai dengan hati❤

Kisah Seribu Satu Masa

“Baiklah Nicety putriku, buah hatiku! Sekarang saatnya siap-siap sekolah! Jangan lupa membereskan tempat tidur, lalu bantu ummi di dapur! Nanti abi akan memberi kejutan di saat sarapan!” ujar Abu Nice kepada anak perempuannya.

“Hulala… Beneran, bi? Kejutannya apa nih, bi?” Tanggapan dari Nicety dengan mata berbinar-binar dan tampak semakin bundar.

“Ah masa sih ada kejutan dikasih tahu duluan!?”

“Terus kenapa abi ngasih tahu mau ada kejutan? Nanti aku jadinya nggak terkejut lagi dong?”

“Hehehe… Pinter sekali putri abi ini, berarti nanti nggak akan ada kejutan, karena abi terlanjur memberi tahu!”

“Yaaah…” Kecewa berlebihan terlihat dari raut muka Nicety karena menanyakan sesuatu yang tidak perlu kepada abinya yang aneh. Ummi dan kakaknya malah menertawakan kelakuan mereka berdua.

Hampir tiap pagi Abu mengajak anak laki-lakinya berlatih ilmu beladiri di halaman depan yang telah disulap menjadi sebuah kebun kecil yang berisi beberapa jenis buah-buahan dan sayuran. Ada pohon jeruk, rambutan, bawang, cabai, seledri…

View original post 1,377 more words

About An Maharani Bluepen

Penyuka biru langit dan purnama. Ingin menjadi seorang Ibu yang baik bagi anak-anaknya kelak :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s