Menghidupkan malam-malam begini dengan membaca Al Qur’an memang adeeeem banget.. Apalagi kalau ayat yang dibaca memiliki makna ‘mak jleb’ buat jiwa..

Let’s check QS Ibrahim ayat 24 – 26 ^_^

14:24
Sahih International

Have you not considered how Allah presents an example, [making] a good word like a good tree, whose root is firmly fixed and its branches [high] in the sky?

Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit,

 
14:25
Sahih International

It produces its fruit all the time, by permission of its Lord. And Allah presents examples for the people that perhaps they will be reminded.

pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat.
 
14:26
Sahih International

And the example of a bad word is like a bad tree, uprooted from the surface of the earth, not having any stability.

Dan perumpamaan kalimat yang buruk seperti pohon yang buruk, yang telah dicabut dengan akar-akarnya dari permukaan bumi; tidak dapat tetap (tegak) sedikitpun.
 
>>>
Pada hari raya ini, masih ada teman yang tidak bisa merayakan hari raya bersama keluarganya; merasakan kehangatan di rumah, mencium kening Ibu/ Bapak tercinta…ataupun bersama dengan keluarga namun orangtua masih dalam kondisi sakit parah.. Bahkan, ada pula teman yang menikmati hari raya di RS karena butuh perawatan pasca operasi…
 
Semoga menambah kesyukuran dan keimanan dalam jiwa,
bahwa Allah selalu menyembunyikan hikmah di balik peristiwa
>>>>
 
An Maharani Bluepen
02 Syawal 1434 H

12 responses »

  1. Dyah Sujiati says:

    betul.memang. pun kemarin saat hhari raya ada tetanggaku yang meninggal. yang sebelumnya telah d RS beberapa hati😦

  2. Dyah Sujiati says:

    ohya sy nulis agak gmn gt di sini : dyahsujiati.wordpress.com/2013/08/09/pantas/
    😀

    • aamiin.. semoga kita kembali kepada-Nya dalam khusnul khotimah..

      udah kubaca semua artikelmu, mbak..
      memang, sih, kalo pengen mendapatkan figur pemimpin ideal kita harus bercermin dari diri sendiri, ga cuma asal mengkritisi tapi diri sendiri masih banyak kesalahan yang belum diperbaiki..
      seperti layaknya, ketika kita menginginkan qowwam (pemimpin keluarga) yang baik, maka kita-pun sebaiknya ‘memantaskan diri’ untuk bersikap baik..

  3. rusydi hikmawan says:

    tiap kehidupan punya sisi yg berbeda, dan Allah pernah membuat perumpamaan ttg kehidupan ini. dan ini mesti membuat kita berpikir

  4. rusydi hikmawan says:

    semoga yg sakit segera disembuhkan Allah, semoga tahun depan amal ibadah semakin baik, rizki semakin lancar. mohon maaf ya. taqoballahu minna wa minkum shiyamana wa shiyamakum kullu ‘amin wa antum bi khoir

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s