metode belajar yang asyiiik..
#ngena banget, mas Rahman…..😀

mengajar itu belajar

Pagi itu adalah minggu kedua aku mengajar di kelas 2 di tahun ajaran yang baru. Aku sedikit lega dengan jumlah murid yang tidak terlalu banyak, hanya 25 anak. Terasa sangat berbeda ketika aku mengajar kelas 4 yang berjumlah hampir 40 anak di tahun ajaran sebelumnya. Setelah 9 bulan mengajar di desa Indong, Halmahera Selatan, aku belajar semakin banyak anak di satu kelas, semakin sulit manajemen kelas.

Meski suasana belajar mengajar berubah, tetapi beberapa hal tidak pernah berubah. Meja dan kursi yang terlalu tinggi bagi anak berumur 6-7 tahun memaksa anak duduk tanpa berpijak lantai tanah yang basah dan lembab dari hujan malam sebelumnya. Beberapa anak yang duduk di sisi Timur dibuat silau matahari pagi yang menembus dinding berlubang yang besarnya lebih besar dari anak yang duduk di sebelahnya. Garis sinar mentari yang menembus atap seng sekolah kami yang bocor di sana-sini menerangi tepat di atas buku tulis tipis “seribuan” yang…

View original post 2,288 more words

About An Maharani Bluepen

Penyuka biru langit dan purnama. Ingin menjadi seorang Ibu yang baik bagi anak-anaknya kelak :)

2 responses »

  1. Dyah Sujiati says:

    kayaknya bakal panjang deh tu ya postingannya
    tag dulu ya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s