Ini nih puisi buat Kak An ya..

“Pertanyaan untuk Tuhan”

Tuhan salahkah aku?
Jika ingin menjadi idola ibuku
Ya Tuhan hinakah aku?
Karena terlahir di keluarga sederhana
Apa salahku Tuhan ?
Sehingga aku tak mempunyai teman
Inikah nikmatmu Tuhan
Atau ini hanya sebatas cobaan ?
Jawablah pertanyaanku Tuhan

Karya: Widya

Sehabis Widya mengirimkan puisi itu lewat SMS, aku langsung menjawab, “Puisinya sedih banget.” Eh, dia malah ketawa, lalu aku bertanya via telp. “Widya ga masuk sekolah?” 

“Iya, kak An. Badanku demam dan sakit tenggorokan. Sakit sejak Senin lalu.” 

“Oh, ya, Rabbi. Apakah itu alasan kamu menyatakan rindu kemarin? Kak An juga rindu ma Widya.”

“Hehehe..”

“Segera sehat, sayang. Ujian sebentar lagi, kan?”

“Iya, Kak. Insya Allah minggu depan ujian pra-UAN.”

“Widya pasti ketinggalan banyak pelajaran, ya. Teman-teman sudah menjenguk Widya, belum?”

“Belum, Kak An.”

“Widya punya sahabat? Ada berapa?”

“Teman sekelas Widya jadikan sahabat, Kak An. Tidak ada yang Widya bedakan.”

“Oh, begitu, yaa…”

Terus berlanjut ke percakapan ringan mengenai kondisi Rupat saat ini serta mata pencaharian (perkerjaan) paling berat di sana.

“Kak An lagi kerja? Widya ga nganggu, kan?”

“Iya, ga apa, Widya. Kak An telepon sambil kerja, mengetik di komputer. Kantor sepi. Makasii udah nemenin Kak An.”

“Widya juga makasii karena Kak An mau telepon.”

Sambungan telepon terputus. Rupanya kuota telepon sudah habis🙂

Kamis, 13 Maret 2014

Puisi u/ Widya

Ibu adalah sosok yang mulia
Tak ada yang salah jika anak mengidolakannya
berbakti kepadanya adalah kewajiban

Dari keluarga sederhana
engkau akan menemukan cinta yang tulus
dan kebahagiaan yang sejati

Jadilah sahabat yang menyenangkan
bagi kedua ortumu, gurumu, dan teman-temanmu🙂

Respon Widya:
Bagus banget
Ini adalah kata kata pada dunia, aku hanya penumpangnya. Jika di dalam pesawat aku-lah bebannya. Kalo lagi di atas air aku jadi apa?

Responku:

Puisi Widya juga bagus, lho. Kak An tuang di blog kakak. #Widya jadi diri sendiri aja. Jangan pernah berkeinginan untuk menjadi orang lain🙂

8 responses »

  1. Coba jawab puisinya Widya itu untuk menguatkannya.

    OOT.
    mbak An yang ngirim buku pesanan saya ya?
    Alhamdulillah, bukunya sudah sampai lusa kemaren.
    Jazakillah khairan ya, mbak.

  2. kaprilyanto says:

    Wah bagus puisinya , liked it

  3. Dyah Sujiati says:

    Maaf jika komen q jelek.😀
    Puisi widya membuat q mikir : dia korban sinetron😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s