بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Bismillaahirrahmaanirrahiim

wpid-IMG_20131115_112150.jpg

PictAn. Pantai Trikora, Kepri

Ibarat meniti sebuah jembatan, jika tidak berhati-hati maka akan jatuh ke jurang atau sungai. Hal tersebut membutuhkan sikap keseimbangan. Begitu pula dengan perputaran bumi pada porosnya. Jika bumi tak bergerak, tak berputar pada porosnya, maka tak ada pergantian siang dan malam. Apa jadinya jika bumi terus mengalami siang atau malam tanpa henti. Tak ada panas dan dingin yang bergantian. Hidup manusia-pun selalu stagnan. Hidup seperti itu-itu saja. Tidak ada makna atau perubahan yang berarti. Oleh karena itu, Allah menyisipkan episode tawa dan tangis dalam kehidupan manusia. Allah telah menjadikan alam beserta isinya berada dalam sebuah keseimbangan.

QS Al Mulk ayat 3

67:3
Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang?
Belajar tentang TAWAZUN seperti memahami diri sendiri dan alam semesta. TAWAZUN itu nama lain dari KESEIMBANGAN. Manusia diciptakan Allah sesuai fitrahnya, yaitu memiliki naluri beragama (agama tauhid baca; Islam). Allah mengkehendaki manusia untuk tetap dalam fitrah itu. Kalau ada manusia yang tidak beragama tauhid itu hanyalah pengaruh lingkungan.

“Dari Abu Hurairah, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, ‘Tidaklah seorang anak dilahirkan kecuali dalam keadaan fitrah. Lalu kedua orang tuanyalah yang menjadikan ia Yahudi, Nasrani, dan Majusi, sebagaimana dilahirkannya binatang ternak dengan sempurna, apakah padanya terdapat telinga yang terpotong atau kecacatan lainnya? Kemudian Abu Hurairah membaca, ‘jika engkau mau hendaklah baca, (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus.” [HR Bukhori Muslim]

QS Ar Rum ayat 30

30:30

Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada peubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui,

Alhamdulillah, saya terlahir sebagai umat muslim dan merasakan nikmat Iman, Islam, dan Ihsan hingga kini. Saya pernah membayangkan jika saya terlahir sebagai Nasrani/ Yahudi/ Majusi, apakah saya akan memperoleh hidayah Islam ini? Sungguh, hidayah ini adalah karunia. Kita ga akan pernah tahu kondisi ke depan seperti apa. Semoga Allah selalu menetapkan kita dalam jalan yang lurus.

Sesuai dengan fitrah Allah, manusia memiliki 3 potensi, yaitu Al Jasad (Jasmani), Al Aql (Akal), dan Ar Ruh (Rohani). Islam menghendaki ketiga dimensi tersebut dalam kondisi TAWAZUN (keseimbangan). Perintah untuk menegakkan neraca keseimbangan ini dapat dilihat dalam (QS Ar Rahman ayat 7 – 9)

Adapun ketiga potensi tersebut membutuhkan asupan ‘makanan’ masing-masing:

1)  JASMANI

Mukmin yang kuat itu lebih baik dan lebih disukai Allah daripada mukmin yang lemah [HR Muslim]. Kebutuhan Jasmani manusia antara lain makanan yang halal dan thayyib [QS 80: 24], istirahat [QS 78: 9], olahraga, dsb. Sayangnya, manusia sering melupakan nikmat sehat ketika sehat, dan baru menyadari nikmat sehat ketika sakit. Saya sebagai sarjana kesehatan-pun, kadang-kadang melalaikan olahraga teratur untuk menjaga jasmani agar tetap bugar.   

2)  AKAL

Perbedaan manusia dengan hewan adalah AKALnya. Akal pula yang menjadikan manusia lebih mulia jika dibandingkan dengan makhluk-makhluk lainnya. Dengan akal, kita dapat mengenal sebuah hakikat, membedakan baik atau buruk dari sebuah perbuatan, serta memanfaatkan kekayaan alam yang telah disediakan oleh Allah agar manusia bisa bertindak sebagai khalifatullah fil ard (khalifah muka bumi). Kebutuhan akal manusia adalah ILMU [QS 3 : 190]. Beribadah akan sia-sia jika tidak didasari oleh ilmu.

3)  ROHANI

Pemenuhan kebutuhan rohani adalah penting agar jiwa tak mudah lelah, tetap memiliki spirit atau semangat hidup. Kebutuhan ruh/ hati/ jiwa adalah DZIKURULLAH [QS 13 : 28]. Yap! Dzikurullah adalah obat galau yang ampuh bagi siapa saja yang merasa lemah di hadapan-Nya.

13:28
(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.

**

Dengan TAWAZUN, Insya Allah manusia dapat meraih kebahagiaan hakiki yang merupakan nikmat Allah SWT. Kebahagiaan itu dapat berupa ketenangan jiwa, kestabilan, ketenangan beribadah, berkerja, dsb. Dengan menyeimbangkan dirinya, manusia dapat menjadi manusia seutuhnya dan tergolong sebagai hamba yang pandai bersyukur. Coba bandingkan saja dengan manusia atheis (tidak mengakui Tuhan, hanya mengandalkan rasio/ akal), materialis (mendewakan materi/ jasmani), dan pantheis (bersandar pada hati/ batinnya saja).

Ya Rabb..

Dari dulu hingga sekarang, hamba selalu belajar TAWAZUN, menempatkan diri dalam situasi apapun. Membagi waktu antara belajar dan berorganisasi. Membagi waktu antara amanah ‘kantor’ dan perkerjaan ‘rumah’. Sungguh sulit rasanyaa.. Alhamdulillah hamba melewati proses itu dengan merangkak; lulus kuliah 3,5 tahun, berkerja mapan di instansi swasta, dan kini ada beberapa cita-cita yang belum tercapai. Hamba belum menggenapkan separuh dien-Mu. Semoga hamba bisa bersabar dengan cara yang baik, tetap TAWAZUN dalam status saat ini. Hamba masih berprasangka baik kepada-Mu… Hamba yakin, kebahagiaan itu akan datang pada kondisi yang tepat dan terbaik🙂

An Maharani Bluepen

27 Jumadil Awal 1434 H

About An Maharani Bluepen

Penyuka biru langit dan purnama. Ingin menjadi seorang Ibu yang baik bagi anak-anaknya kelak :)

6 responses »

  1. Dyah Sujiati says:

    Mbak anti tu udah ke mana ajaaaa?
    Jadi pengen mbolang

  2. Dewi DeAn says:

    Mba An tulisannya sllu punya smngat luar biasa🙂

  3. nunu says:

    keren mbak…🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s