“Orang lain boleh saja mencintai langit fajar dengan kesyahduan shubuhnya. Yang lain lagi boleh mencintai langit senja dengan kumandang adzan maghribnya. Atau ada juga yang mendambakan langit tenang dengan jutaan bintang dan keheningan shalat lailnya. Namun aku tetap memilih untuk mencintai langit dhuha.” _Avi_

Kita tak perlu merasa penat atas rutinitas yang dialami setiap hari. Kita dapat merasakan ketenangan sebelum berkerja, basuhan wudhu untuk shalat dhuha, seraya berdo’a kepada Sang Maha Kuasa dengan penuh kekhusyukan. Yaa. Ada Allah bersama kita. Maka, dua rakaat dhuha merupakan ungkapan syukur kita kepada-Nya.

An baru mengetahui ternyata ada do’a khusus di shalat dhuha. Arti do’a-nya sangat bagus. Mungkin para pembaca sudah pernah melafalkannya? Bagi yang belum, An selipkan kutipan do’a shalat dhuha, yaa. Semoga bermanfaat ♥

image

An Maharani Bluepen
23 Ramadhan 1435 H

About An Maharani Bluepen

Penyuka biru langit dan purnama. Ingin menjadi seorang Ibu yang baik bagi anak-anaknya kelak :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s