malam purnamaMinggu kemarin bernuansa biru merah jambu. Ah, perasaan bahagia bercampur dengan rasa bersalah. Keputusan yang An buat secara sepihak. Tanpa memikirkan jangka panjang. Hanya untuk alasan memenuhi undangan di Gresik dan bersilaturahiim ke sahabat maya di Bojonegoro, Jawa Timur.

Mulailah, An isi perjalanan panjang itu dengan hasil kelelahan. Sepanjang perjalanan, aktivitas yang sering dilakukan adalah merenungi diri. Mengingat-ingat apa yang disampaikan murobbi sebelum keberangkatan An ke Jawa Timur. Ah, An memang masih terlalu mementingkan ego sendiri. Tidak mendahulukan kepentingan dakwah, tapi malah justru memenuhi undangan walimahan ke teman. 

An sudah memohon izin ke beliau, murobbi lama yang kembali lagi mendampingi An. Kami baru saja rekomposisi kelompok dan agenda minggu lalu sebetulnya adalah pertemuan kami kembali. Kebetulan, An satu kelompok lagi dengan mbak Vita, namun berpisah dengan mbak Atik dan mbak Fifah. Pasti An sangat merindukan merekaaa… t-t

Hati An selama perjalanan ke Jatim adalah rasa was-was, penuh kekhawatiran. Merasa menjadi orang yang membangkang…Kembali lagi, An membaca SMS beliau:

“Dik… Kesibukan dunia tiada pernah ada putusnya. Apalagi kalau kita turuti. Cobalah kita belajar berkorban untuk bisa tetap dapat hadiri waktu liqa yang mengajak kita untuk mencari bekal kehidupan yang hakiki.. Yah, yang namanya berkorban itu adalah BERAT. Ok?”

Mak jleb. SMS yang dikirim beliau. An ga bisa menjawab apa-apa. An malah bersikeras untuk pergi ke Jawa Timur pada hari Sabtu – Minggu (19-20 Okt’ 2013).


Ya Rabb..

Ampunilah dosa-dosaku…Hamba belum bisa memanfaatkan waktu sebaik-baiknya, memilih prioritas kegiatan dengan hati yang lapang, mendahulukan kepentingan akhirat di atas kepentingan dunia t-t 

An Maharani Bluepen

21 Okt’ 2013

repost from: http://mentoringfamily.blogspot.com/2013/10/alasan-tak-syari.html

About An Maharani Bluepen

Penyuka biru langit dan purnama. Ingin menjadi seorang Ibu yang baik bagi anak-anaknya kelak :)

7 responses »

  1. Apakah undangan itu sifatnya khusus (langsung ditujukan kepada mbak An), atau bersifat umum?
    Kalau jawabannya khusus, maka mayoritas ulama telah menyatakan bahwa hukum menghadiri undangan walimahan adalah wajib.
    “Jika salah seorang dari kalian diundang ke acara walimahan (resepsi pernikahan), maka hendaknya dia datang.” (HR. Al-Bukhari no. 4775 & Muslim no. 1429, shahih)

    Saya rasa bisa meminta kompensasi ke murrobi-mu atas kendala ini. Perkara yang berhukum “wajib” itu bukanlah sesuatu yang main-main.

    • Lupa nambahin, bahwa perkawa wajib menghadiri undangan walimahan itu ada ketentuan berlakunya lho, menjadi tidak wajib bila undangan walimah itu mendatangkan mudharat bagi yang diundang.

      • jazakallah masukannya, Pak. Kemarin sempat bimbang juga karena diundang langsung ma teman yang bersangkutan. Saya sudah mengatakan “Insya Allah, jika ga ada halangan.” Kebetulan pada minggu lalu ada rekomposisi kelompok, saya izin untuk tidak datang pada pertemuan tersebut karena ingin memenuhi undangan tersebut. Entah, murobbi saya bisa memaafkan atau tidak untuk sikap saya yang kurang berkenan di hati beliau. Salah atau benar sikap saya, saya semestinya memohon maaf kepada beliau, kan, Pak?🙂

      • Kalau dengan murobbi lebih baik memang bangun komunikasi yang baik, jangan sampai ada kesalah-pahaman. Semoga murobbi-mu bisa memahami atas hukum mendatangi undangan walimahan.
        Salah satu sikap moderat yang baik adalah datang sebentar ke undangan walimaah (hanya beberapa menit setelah menempuh perjalanan jauh), yang penting bisa mengucapkan selamat kepada kedua mempelai, dan setelah itu meluncur ke acara liqo.
        Ini merupakan salah satu ujian ukhuwah.

      • siiip, Pak… suwun sarannya, nggih.. ^_^
        Maunya begitu, Pak. Berhubung resepsi teman di Gresik, sedangkan rumah saya di Semarang, jadi pulang dari resepsi kemalaman.

    • Dyah Sujiati says:

      Menunggu postingan berikutnya.😀

      Jadi ini maksud pertanyaan saat di bis itu ya? Hmmm baru ngeh, makanya jawabku kemarin begitu:mrgreen:
      Yang penting semoga perjalanannya membawa hikmah😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s